Berternak adalah salah satu usaha yang sangat membutuhkan sikap tekun, ulet, sabar atau mental yang kuat, dan pengalaman yang cukup. Kadang kala memang manusia menginginkan sebuah hasil yang baik atau tinggi dengan cara instan, tetapi hal itu sangatlah mustahil sebab tujuan manusia diciptakan didunia ini salah satunya adalah tuntutan untuk berusaha agar mendapatkan sebuah hasil yang diinginkan dan tergantung juga usaha yang diambil, jika usahanya baik maka hasil yang diperolehpun juga baik pula. Dalam hal ini kami ingin berbagi pengalaman dengan anda, tetapi sebelum kami menjelaskan itu semua alangkah baiknya kami mulai dari awal usaha yang kami jalani sekarang ini yang kebetulan usaha kami adalah berternak bebek potong berjenis bebek brida dan lokal. Adanya sebuah dorongan dari seorang teman kami akhirnya memutuskan untuk mencoba sebuah usaha selingan, yaitu berternak bebek potong tersebut yang dimana dari waktu itu kami mempersiapkan segalanya yang berhubungan dengan berternak tadi, diantaranya adalah : 1.Kandang perternakan beserta isinya yang terdiri dari pagar pembatas ( terbuat dari bambu yang dipotong menjadi beberapa bagian yang disusun seperti sekat pembatas dan bisa anda lihat lebih jelas lagi didalam foto-foto yang berada digaleri foto ), tempat air minum sibebek ( bisa menggunakan wadah kerucut yang biasanya sudah tersedia dipasaran atau dibentuk memanjang dengan cara menggunakan talang paralon yang bisa anda atur sendiri panjang pandeknya dan cara ini biasanya lebih mempermudah untuk pengisian ulang air minum sibebek ), alas yang berguna untuk menghangatkan sibebek ( bisa anda gunakan serbuk kulit padi atau dari serbuk kulit kelapa ( sepet ) yang bisa anda ganti setiap seminggu sekali ), terpal ( guna untuk berjaga jikalau hujan deras agar bisa melindungi bebek dari hujan yang deras tadi ), 2.Pembasmian hama dengan obat pembasmi hama agar kandangnya bisa steril dan penyemprotan dilakukan setiap dua puluh hari sekali, 3.Kebutuhan pakan untuk sibebek, antara lain adalah pur satu sak yang 511 ( harganya kurang lebih Rp. 306.000,- berbobot satu kwintal ) dan bebek dipur selama sepuluh hari, baru setelah sepuluh hari bisa diganti makanan campuran, 4.Suplemen, antara lain adalah vaksin laktosa seharga 9.500,- dapat digunakan pada 100 ekor bebek dan pada waktu pemvaksinan diharapkan bebek dipuasakan dulu dan sorenya baru divaksin dan selanjutnya dapat diberi makan lagi. Itulah cara berternak bebek menurut kami. Dan anda tunggu selama empat puluh hari, yaitu musimnya panen dan harganya mengikuti harga pasaran dan untuk saat ini harganya per ekor adalah 21.000,- sampai dengan 24.000,-. Silahkan anda mencobanya dan semoga berhasil dan bermanfaat.


Terimakasih Dan Semoga Sukses Selalu

0 komentar:

Posting Komentar

Kritik, Saran, dan Komentar Pemblogger Sangat Kami Harapkan, Guna Untuk Pemaksimalan Blog Ini

Sudahkah Anda Sholat ?